Unpredictable

Kebetulan / pas mau pas ada, pas butuh pas dapet, pas gagal pas batal, pas lupa pas nggak diperiksa, pokonya pas deh /

Rendra! Kami dari  Magenta Event Organizer, memilih Rendra buat jadi salah satu koordinator pelatihan Hari Senin dan Selasa besok.  Harap datang pada briefing jam 16.30 WIB di kantor Jl. Cempaka No.5 Bandung. Mohon kehadirannya, terima kasih..!!”

Deg..harusnya pesan singkat itu bisa jadi kabar gembira buat Rendra. Sudah lama ia bercita-cita untuk bekerja di suatu event organizer..kebetulan..beberapa hari yang lalu dia membaca sebuah lowongan pekerjaan di e-mail yang ia dapat dari sebuah milis.. kebetulan juga, jadwalnya memang sedang tidak padat, dan saat itu ia berniat untuk mencari pekerjaan paruh waktu atau sambilan.. Wah kebetulan sekali dong.. pucuk dicinta ulam tiba..tapi kelihatannya Rendra malah tak bahagia..kenapa ya..?!

Lima hari sebelumnya, Rendra memang sedang ingin cari hiburan.. kebetulan saat ia sedang jalan-jalan..tiba-tiba terlintas keinginan untuk menonton film sendirian..agak aneh memang, bukan nonton sama teman-teman..ia malah memilih kesepian..tapi ya, mungkin ia butuh suasana yang berbeda..kebetulan filmnya akan segera dimulai.. ia pun bergegas membeli tiket lalu masuk ke ruangan..tak lama seluruh lampu dimatikan..dan film pun dimulai..hingga tak terasa, dua jam lamanya ia nikmati disana..

Esoknya Rendra baru sadar..ternyata handphone-nya tertinggal di teater..segera saja dia menelpon untuk memastikan barang tersebut masih selamat..untunglah nasib baik masih berpihak padanya..seseorang telah menemukannya kemudian menitipkannya di satpam..tanpa berlama-lama, Rendra pun memutuskan untuk mengambilnya.. kebetulan ia berencana membeli  barang-barang keperluan di supermaket yang berdekatan dengan bioskop.. tapi dasar kebetulan, eh sekarang dompetnya yang ketinggalan.. akhirnya niat untuk berbelanja urung dilaksanakannya..ia pun kembali pulang dengan wajah suram..tapi toh masih ada hari esok..

Pagi-pagi sekali, telepon berdering..Rendra diminta tolong untuk mengantarkan sepupunya pindahan ke luar kota..kebetulan hari ini ia sedang tidak ada kesibukan..tanpa pikir panjang, ia pun menyanggupinya..tapi di jalan tiba-tiba perasaannya menjadi gelisah.. ia baru ingat akan handphone-nya..dan berharap-harap cemas menanti sebuah berita..lalu benar saja, sesampainya di rumah ada sebuah pesan dari ibunya.. bahwa sedari tadi ada orang dari pihak dari event organizer beberapa kali menghubunginya..namun karena kebetulan Rendra belum datang..semuanya jadi dibatalkan..fiuuhh, ternyata intuisinya memang benar..ada sesuatu yang membuat dia ingin segera pulang..tapi apa boleh buat..waktu tak bisa diputar kembali..

Keesokan harinya, tak ada rencana lain di benak Rendra selain mengambil handphone..hingga tak berapa lama, benda itu pun sudah ada di genggamannya..kebetulan pihak keamanan yang waktu itu menemukan handphone-nya sedang bertugas..jadi proses pengambilannya bisa lancar..kondisi barang pun masih utuh tanpa cela..tapi kini ia malah terkejut bukan main..karena ternyata ada pesan singkat yang menyatakan bahwa pihak event organizer memutuskan menerimanya kembali..namun ketika ia mengkonfirmasi, rupanya sudah terlambat..seharusnya itu dilakukan kemarin malam..kebetulan ia baru membacanya hari ini..seketika hatinya berkecamuk..ada rasa sesal bercampur marah..kenapa juga semuanya serba kebetulan hingga jadi seperti ini..

Dan hari ini, Rendra beraktivitas seperti biasanya..pergi kuliah ke kampus naik motor..kebetulan tempat parkir penuh, jadi dia terpaksa cari tempat lain lewat jalan memutar..eh tiba-tiba saja..BRAKKKK!! motornya tergelincir dan tubuhnya terseret.. gara-gara menghindari orang yang menyebrang, ia memilih untuk banting setir..tak ayal lagi, tubuhnya penuh luka dan tangannya patah..kebetulan helm yang ia gunakan tidak terlepas..jadi kepalanya selamat..tak lama ia pun segera mendapat penanganan pertama untuk kecelakaan dan semua lukanya diobati..hingga pada malam harinya..dalam kondisi membujur kaku..Rendra pun termenung..andai ia saat itu menerima tawaran event organizer..apa jadinya kini..pastilah semua berantakan..karena ia tak bisa penuhi pekerjaan..

Entah kenapa Rendra pun teringat semua peristiwa kebetulan yang akhir-akhir ini menyapanya..lantas ia berpikir..apakah makna dari kebetulan? Apakah ia datang untuk kebaikan? Atau malah untuk keburukan? Lalu apakah arti dari tidak ada sesuatu yang kebetulan di dunia ini? Apakah itu semua rencana Tuhan yang tidak bisa kita terjemahkan? Atau memang sesuatu kejutan dalam hidup yang tak pernah kita ketahui? Jangan-jangan sesuatu yang kita pikir kebetulan..boleh jadi sebenarnya bukan kebetulan..hmm, tampaknya masing-masing dari kita punya jawabannya sendiri.. kalau begitu bagaimana menurutmu, “kamu percaya kebetulan nggak sih?? kalau iya kenapa,kalau nggak juga kenapa??”

~ by dimasandya on December 14, 2009.

4 Responses to “Unpredictable”

  1. Hmm..kalo saia sih percaya bahwa semua sdh ada skenariony..saia yakin ketika ada yg luput dr saia..Tuhan menggantiny dgn yg lbh baik lg..jd teruslh optimis..pasti ad pembelajaran dlm setiap peristiwa..Tetap semangat \(^_^)/

  2. kebetulan saya juga bingung hehehe

  3. Yah kebetulan saya yang memang sedikit rumit mengartikan makna kebetulan itu.. jadi klo emang bingung, mungkin emang kebetulan itu skenario tulisannya.. haha..

  4. percaya sih..
    saya pikir, kebetulan itu kayak suatu reward dari Allah, sampe akhirnya kita bisa lebih mudah melewati sesuatu. atau bahkan terhindar dari sesuatu yang lebih buruk. mungkin awalnya emang kita mengutuki sesuatu yang buruk itu. tapi di akhir, insyallah kita bisa menemukan alasan Allah melakukan itu ke kita. dan membuat kita jadi lebih baik lagi dan lagi :)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.